Dari museum eksentrik hingga percampuran budaya yang mengejutkan, berikut beberapa hal paling unik dan menyenangkan yang bisa dilakukan di Istanbul, banyak di antaranya bisa diakses melalui kemudahan Istanbul Tourist Pass®.
1. Memberi Makan Kucing-Kucing di Cihangir
Istanbul sering disebut sebagai Kota Kucing. Kamu bakal melihat kucing berkeliaran di kafe, berjemur di reruntuhan kuno, atau menyeberang feri seolah mereka pemiliknya (mungkin memang begitu). Di Cihangir, lingkungan bohemian dekat Taksim, warga setempat memberi makan dan menyediakan air untuk hewan terlantar setiap hari. Ini tidak hanya ditoleransi, tetapi dirayakan. Luangkan waktu santai menjelajah jalan dewan Cihangir dan berteman dengan teman berbulu.
Mengapa unik: Kota dengan kucing dilindungi hukum dan dirayakan publiknya? Hanya di Istanbul.
2. Mengunjungi Museum of Innocence
Didirikan oleh peraih Nobel Orhan Pamuk, Museum of Innocence berbeda dari museum mana pun. Berdasarkan novel Pamuk dengan judul sama, museum ini menata artefak fiksi dari kisah cinta tokoh utama. Ini gabungan instalasi seni dan pengalaman sastra yang unik.
Tidak termasuk dalam ITP, tetapi sangat layak jika Anda penggemar sastra atau cerita imersif.
3. Menyaksikan Whirling Dervishes (Termasuk dalam ITP)
Upacara Sufi Mevlevi, di mana pengikut melakukan tarian berputar yang meditativ, sangat kaya makna spiritual dan memeIkan visual yang memikat. Ini lebih dari sekadar pertunjukan, melainkan ritual keagamaan dengan akar sejarah yang dalam di Türkiye.
Istanbul Tourist Pass® memberi akses ke pertunjukan whirling dervish yang autentik di venue bersejarah seperti Hodjapasha Cultural Center, memungkinkan kamu menyaksikan praktik memikat ini dalam setting yang intim.
4. Minum Kopi yang Meramalkan Nasibmu
Di Istanbul, menyelesaikan secangkir kopi Turki tidak berarti selesai, ini saatnya membaca ramalan kopi (disebut fal bakmak). Setelah meneguk kopi pekat, kamu membalik cangkir dan membiarkan ampasnya mengering. Seorang peramal kemudian "membaca" pola-pola itu untuk meramalkan masa depanmu.
Kamu bisa mencoba ini di kafe tradisional mana pun, atau bergabung dalam tur budaya kopi (tersedia melalui ITP) untuk mendapatkan cerita lengkap di balik praktiknya.
