Istanbul Archaeological Museum
Kompleks utama terdiri dari Museum Arkeologi Utama, Museum Karya Orient Kuno, dan Museum Paviliun Berlapis Enamel. Terdapat sekitar satu juta artefak yang mencakup hampir semua periode dan peradaban dalam sejarah manusia.
Di lantai utama, pengunjung bisa melihat salah satu koleksi artefak kuno terbesar di dunia, termasuk gerabah dan patung terakota, serta koleksi koin, medali, lencana, dan perpustakaan besar sekitar 70.000 judul. Ada lukisan, makam, dan mumi di bagian bawah, termasuk sarcophagus milik Alexander Agung dari abad ke-4 SM. Dua sarkofagus Tabnit dan sarkofagus Lycia, serta para pelayat, adalah artefak yang sangat terkenal. Patung-patung indah seperti Adonis dari Tabnit dan patung kepala Alexander juga dipamerkan.
Museum of Islamic and Turkish Arts
The Museum of Turkish and Islamic Arts berada di distrik bersejarah Sultanahmet, di dalam Istana Ibrahim Pasha, dekat Hippodrom lama. Tempat ini juga dekat dengan atraksi ikonik seperti Hagia Sophia. Vizier utama Suleiman yang Agung, İbrahim Pasha, menjanjikan istana itu sebagai imbalan atas tiga belas tahun pengabdian. Museum ini memiliki sekitar 40.000 karya seni Islam yang berkisar dari abad kesembilan hingga ke-18. Area utama didedikasikan untuk karpet dan alat tenun dari periode Seljuk di Anatolia, yang berasal dari abad ke-15 hingga ke-17. Proses pembuatan karpet dijelaskan, termasuk tanaman yang digunakan untuk pewarnaannya.
Sakip Sabanci Museum
Museum Seni Rupa Pribadi yang terletak di Emirgan Park, Bosphorus. Koleksi mencakup kaligrafi, dokumen keagamaan dan pemerintahan, serta karya seni dari masa Ottoman. Didirikan pada Juni 2002 oleh Sakip Sabanci, seorang pengusaha kaya dan dermawan. Selain pameran permanen, museum ini juga menyelenggarakan pameran nasional dan internasional serta aktivitas budaya akhir pekan. Baru-baru ini mendapatkan pengakuan internasional lewat pameran lukisan Pablo Picasso dan Auguste Rodin.
Istanbul Toy Museum
The Istanbul Toy Museum, didirikan oleh penyair Turki Sunay Akın, adalah tempat yang menarik bagi keluarga dan penggemar sejarah untuk melihat mainan dari abad ke-18 hingga era modern. Museum ini membawa pengunjung melalui perjalanan sejarah mainan dari berbagai periode, mulai periode World War II hingga sekarang. Berlokasi di lingkungan Göztepe yang tenang di sisi Asia Istanbul, museum ini sering mengadakan aktivitas anak-anak dan acara kreatif. Tutup pada hari Senin seperti banyak museum lain di negara ini.
Istanbul Modern
Istanbul Modern fokus pada seni modern dan kontemporer, menjadi bagian penting dari dinamika seni kota sejak 2004. Ini salah satu museum kontemporer terkemuka di Istanbul. Pengunjung bisa mengunjungi gedung Union Française di Beyoğlu, tempat institusi ini sementara, sementara ruang pameran Karaköy menjalani restaurasi besar. Lokasi ini berjarak pendek dari Pera Palace Hotel yang terkenal, dan pameran-pameran pentingnya meliputi Human Nature karya Tony Cragg (2018-2019) dan Fantastic Machinery (2013), menampilkan seniman seperti Jean Dubuffet dan Robert Rauschenberg. Jika ingin menghindari keramaian, datang lebih awal.