Waktu Terbaik Bepergian ke Istanbul
Musim terbaik untuk mengunjungi Istanbul adalah musim semi dan gugur, baik untuk wisata, belanja, maupun wisata medis. Khususnya selama April, Mei, September, dan Oktober, cuacanya menawan. Hujan jarang turun, matahari tidak terlalu terik. Anda bisa berjalan keliling kota kuno, mengunjungi Hagia Sophia, atau berbelanja di Grand Bazaar. Selain itu, banyak acara dan festival berlangsung pada bulan-bulan tersebut. Yang bagus, jumlah turis tidak terlalu ramai! Jadi jika Anda mencari hari cerah namun tidak terlalu panas, musim semi dan gugur adalah waktu terbaik untuk melihat kota yang cantik ini.
Berapa Hari yang Dibutuhkan di Istanbul?
Istanbul adalah kota besar dengan banyak tempat untuk dikunjungi, berbagai hidangan untuk dicicipi, dan pemandangan yang menakjubkan. Jika Anda merencanakan kunjungan satu atau dua hari, itu mungkin terasa kurang. Jika Anda datang untuk pertama kalinya dan ingin melihat sebanyak mungkin, satu minggu bisa cukup untuk mengunjungi atraksi utama, mencicipi hidangan Turki, menjelajahi lingkungan lain, dan mungkin melakukan perjalanan harian ke pulau terdekat. Tempat wisata utama di Sultanahmet seperti Hagia Sophia, Topkapi Palace, Masjid Biru, atau Basilica Cistern bisa memakan satu hari penuh. Selain antrean panjang, tempat tersebut layak dinikmati lama. Gunakan sisa hari untuk aktivitas menarik seperti berjalan di taman, mengunjungi museum, dan menjelajahi lingkungan seperti Karaköy, Balat, Ortaköy…
Cara Mencapai Kota dari Bandara Istanbul
Istanbul memiliki tiga bandara; namun saat ini hanya dua yang beroperasi, yaitu Bandara Sabiha Gökçen (SAW) dan New Istanbul Airport (IST).
Bandara Sabiha Gökçen (SAW) terletak di sisi Asia Istanbul, dekat distrik Pendik. Antara Bandara Sabiha Gökçen dan pusat kota tidak ada layanan metro langsung. HAVABUS Airport Shuttle adalah cara paling praktis untuk berangkat antara bandara dan pusat kota.
Bandara New Istanbul Airport (IST) terletak di daerah Arnavutkoy, dekat Laut Hitam. Jarak rata-rata antara IST dan pusat kota utama Istanbul sekitar 45 kilometer. Tidak ada jalur metro langsung dari IST ke pusat kota. Beberapa wilayah Istanbul dan Bandara Istanbul dilayani oleh bus umum IETT, namun mayoritas bus menuju lokasi non-turis. Daerah wisata populer seperti Sultanahmet, Taksim, Besiktas, Beyoglu, dan lainnya tidak memiliki layanan bus umum.
Anda juga dapat menggunakan shuttle bandara HAVAIST dengan diskon signifikan jika Anda memiliki Istanbul Tourist Pass. Lihat Istanbul Tourist Pass untuk semua keuntungan, termasuk lebih dari 100 atraksi di Istanbul. Anda bisa menghemat lebih dari 50% pada Istanbul Tourist Pass dan melewati antrean di museum serta tur berpedoman!
Transfer Pribadi
Shuttle bandara IETT atau HAVAIST HAVABUS akan mengantar Anda ke pusat kota, di mana Anda mungkin harus naik taksi atau berjalan, yang bisa lebih sulit jika Anda membawa anak-anak dan bagasi. Oleh karena itu, jika Anda bepergian dalam kelompok dengan banyak bagasi, sangat disarankan menggunakan transfer shuttle pribadi ke dan dari hotel. Transfer shuttle pribadi menawarkan tarif tetap, kenyamanan, dan keamanan, termasuk layanan sambut di bandara dan bantuan bagasi ke/dari hotel. Shuttle pribadi mungkin mahal, tetapi paling nyaman bagi pendatang baru yang belum akrab dengan sistem transportasi publik Istanbul. Jadi, jika Anda memiliki Istanbul Tourist Pass, Anda bisa menikmati layanan VIP shuttle diskon khusus untuk Anda. Shuttle Anda akan diambil di bandara dan diantar tepat di depan hotel Anda.
Di mana Menginap di Istanbul?
- Taksim – Pusat Kota: Taksim adalah lingkungan di sekitar alun-alun terkenal. Ini adalah pusat aktivitas kota tempat pertemuan dan acara tertentu berlangsung. Di sana Anda juga menemukan banyak toko, restoran, dan kedai kecil beragam. Alun-alun ini selalu ramai dari pagi hingga malam. Karena lokasinya sangat sentral dan mudah dijangkau, ini merupakan titik awal yang baik untuk menjelajah kota.
- Sultanahmet – Pusat Sejarah: Sultanahmet juga daerah wisata yang ramai dari pagi hingga malam (terutama di sekitar Grand Bazaar), tetapi suasananya terasa lebih autentik dibandingkan dengan Taksim. Anda bisa menjumpai monumen seperti Masjid Biru, Istana Topkapi, Grand Bazaar, dan lain-lain. Dengan konsentrasi bangunan bersejarah utama Istanbul, Anda akan terkesima.
- Karaköy – Sudut Kontemporer: Karaköy telah menjadi sudut modern di Istanbul. Di sini ada restoran yang trendi, kafe kecil, atau butik desainer. Menjelajah jalan-jalannya sangat menyenangkan, terutama saat malam tiba. Di dekatnya juga ada Menara Galata dan distrik sekitarnya, tempat pertemuan para hipster Istanbul untuk waktu lama.
- Ortaköy – Desa Kecil: Lebih utara dari Taksim, Ortaköy terasa seperti desa nelayan kecil. Pagi-pagi Anda bisa melihat nelayan berkumpul di sekitar Masjid Ortaköy, tempat yang memukau saat matahari terbit. Banyak universitas dan kedutaan juga berada di dekatnya; bukan tempat paling ramai di kota, jadi Anda perlu transportasi untuk mencapai pusat kota.
- Üsküdar – Sisi Asia: Istanbul terbagi menjadi sisi Eropa dan Asia. Üsküdar adalah distrik pesisir yang menghadap ke sisi Eropa. Daerah ini sangat populer karena arsitekturnya yang kaya dan karena di malam hari Anda bisa berjalan di tepi pantai sambil melihat matahari terbenam di balik Istanbul.
Hemat Waktu dan Uang dengan Istanbul Tourist Pass!
Jika Anda pengunjung pertama kali atau kembali ke kota budaya yang menakjubkan ini, Anda pasti membutuhkan Istanbul Tourist Pass! Pass ini memberi akses ke lebih dari 100 atraksi, dan membantu Anda menghemat biaya saat berkeliling. Anda bisa menghemat lebih dari 50% dengan Istanbul Tourist Pass. Pass ini juga menghemat waktu karena tidak perlu mengantri tiket. Cukup tunjukkan Pass di ponsel Anda dan Anda siap berjalan. Banyak keuntungan lain menunggu untuk dijelajahi!