Dengan Istanbul Tourist Pass®, para pelancong bisa mengakses lebih dari 85 atraksi dan layanan di Istanbul, membuka pintu untuk penemuan dan penghematan. Dengan menunjukkan pass, pengunjung bisa menikmati diskon lebih dari 50% dari harga tiket reguler untuk berbagai pengalaman. Dari museum ikonik dan cruise makan malam yang menarik hingga istana megah, masjid bersejarah, dan landmark penting, pass ini mencakup beragam atraksi yang menampilkan esensi Istanbul.
Salah satu keistimewaan utama Istanbul Tourist Pass® adalah tur berpemandu ke Museum Seni Turki dan Islam. Pengalaman imersif ini memungkinkan pemegang pass menyelami warisan seni Turki dan Islam, dipandu oleh pakar yang memberikan wawasan serta cerita yang menghidupkan pameran. Pengunjung bisa mengeksplor koleksi menarik, termasuk bagian karpet yang luar biasa, bagian keramik dan kaca yang menakjubkan, serta bagian manuskrip dan kaligrafi yang memukau. Pass memberikan Akses masuk tanpa repot ke museum, memastikan kunjungan yang lancar dan menyenangkan.
Asal Usul dan Perkembangan Museum Seni Turki dan Islam Istanbul
Pada tahun 1914, museum ini awalnya dibuka di dalam Masjid Süleymaniye. Namun, banyaknya kasus pencurian membuat perlunya lembaga baru. Di bawah arahan Osman Hamdi Bey, seorang pelukis ternama dengan karya monumentalnya The Tortoise Trainer yang dipajang di Pera Museum, didirikan Museum of Islamic Foundations. Lembaga ini berupaya mengumpulkan artefak dari situs bersejarah untuk menjaga kelestariannya.

Pada masa awal Republik Turki, nama museum ini diubah menjadi Museum Seni Turki dan Islam. Pada tahun 1983, setelah banyak pekerjaan restorasi, museum pindah ke Istana Ibrahim Pasha di Sultanahmet, tempatnya hingga saat ini. Istana yang dibangun pada akhir abad ke-15 ini menjadi salah satu contoh istana era itu yang masih bertahan.
Koleksi Seni Turki dan Islam yang Mengagumkan
Museum Seni Turki dan Islam menampilkan koleksi lebih dari 40.000 karya, mewakili hampir semua periode dan aspek seni Islam. Artefak langka berasal dari berbagai wilayah Islam dan mencakup contoh dari era Abbasid, Mamluk, Seljuk, serta Ottoman. Beberapa bagian museum begitu kaya hingga bisa menjadi museum tersendiri.

Bagian Karpet Museum Seni Turki dan Islam: Permadani yang Memikat
Bagian karpet di museum merupakan gudang harta karun. Sekitar 1.700 item membentuk koleksi karpet terunggul di dunia, mencakup periode Seljuk, Ottoman, Anatolian, Persia, dan Kaukasus dari abad ke-15 hingga ke-17. Sorotan termasuk karpet Usak dan permadani doa yang terkenal. Karena koleksi karpetnya, museum sering dikenal sebagai Museum Karpet.

Bagian Keramik dan Kaca Museum Seni Turki dan Islam: Perjalanan Melalui Waktu
Pengunjung diajak menelusuri sejarah seni keramik dan kaca. Koleksinya mencakup keramik periode Islam awal, memperlihatkan evolusi bentuk seni ini. Terutama ada mozaik, altar, dan ubin dinding dari era Seljuk Anatolia dan Periode Principalities, serta dekorasi plester dari Istana Kılıcaslan Konya. Koleksi kaca menampilkan keahlian kaca Islam dari lampu Mamluk abad ke-9 hingga abad ke-15, serta karya kaca era Ottoman.

Bagian Manuskrip dan Kaligrafi Museum Seni Turki dan Islam: Warisan Tulisan
Bagian manuskrip dan kaligrafi menampilkan eksplorasi warisan tertulis yang menarik. Koleksinya mencakup Alquran dari abad ke-7 hingga ke-20, berasal dari wilayah Islam berkembang. Di antara manuskrip ada kitab-kitab yang menonjol karena topik, gaya penulisan, dan jumlahnya. Harta karun yang terkenal meliputi edik sultan Ottoman, piagam rumit, naskah miniatur Turki dan Iran, serta divan. Bagian ini menjadikan Museum Seni Turki dan Islam sebagai salah satu institusi terdepan di dunia di bidang ini.
Mempersembahkan Koleksi Seni Islam Terluas di Dunia di Museum Seni Turki dan Islam
Museum Seni Turki dan Islam dengan bangga menampilkan koleksi seni Islam yang paling luas dan beragam di dunia. Koleksi karpet yang lengkap, karya keramik dan kaca yang penting, serta bagian manuskrip dan kaligrafi yang memikat semuanya memperkaya reputasinya. Pengunjung diajak menyelami kekayaan warisan Turki dan Islam sambil menikmati lingkungan Masjid Biru dan alun-alun yang hidup, sebuah pengalaman yang memanjakan indra.

Jelajahi Museum Seni Turki dan Islam dengan Istanbul Tourist Pass®! Temukan warisan kaya seni Turki dan Islam melalui tur berpemandu yang termasuk dalam pass Anda. Kagumi koleksi karpet yang luar biasa, karya keramik dan kaca yang mengagumkan, serta manuskrip dan kaligrafi yang memikat. Wujudkan pengalaman museum yang imersif dan resapi warisan seni Istanbul dengan Istanbul Tourist Pass®.
Pertanyaan Umum tentang Mengunjungi Museum Seni Turki dan Islam
Apa saja jam buka Museum Seni Turki dan Islam?
Museum biasanya buka pada jam tertentu, namun jam operasional bisa berubah. Cek situs resmi museum atau hubungi langsung untuk info terbaru.
Berapa biaya tiket masuk Museum Seni Turki dan Islam?
Biaya tiket bervariasi tergantung usia, tempat tinggal, dan pameran khusus. Kunjungi situs resmi museum atau hubungi mereka untuk rincian harga yang akurat.
Bisakah membeli tiket di muka untuk Museum Seni Turki dan Islam?
Ya, tiket bisa dibeli sebelumnya. Pemesanan online biasanya tersedia melalui situs resmi museum atau platform tiket resmi. Ini membantu menghemat waktu dan menghindari antre di loket.
Apakah ada kode berpakaian untuk mengunjungi Museum Seni Turki dan Islam?
Karena fokusnya pada seni Islam, disarankan berpakaian sopan dan menutupi bahu serta lutut.
Apakah fotografi dan videografi diperbolehkan di dalam museum?
Secara umum, fotografi dan videografi untuk keperluan pribadi diperbolehkan. Namun ada pembatasan pada beberapa pameran. Periksa petugas museum atau papan petunjuk untuk panduan.
Apakah ada tur berpemandu tersedia di Museum Seni Turki dan Islam?
Ya, tur berpemandu sering tersedia. Tur tersebut memberikan wawasan mendalam tentang koleksi. Tanyakan jadwal tur di meja informasi museum.
Apakah ada panduan audio atau brosur informasi di museum?
Banyak museum menyediakan panduan audio atau brosur informasi. Tanyakan di meja informasi untuk ketersediaannya.
Apakah ada pilihan tempat makan di dalam museum?
Beberapa museum memiliki kafe atau fasilitas makan. Cek situs museum atau tanyakan staf. Atau tersedia restoran di dekat area museum.